Jakarta - Avril Lagigne, penyanyi pop rock asal Kanada, menggelar konser di Jakarta, Senin malam(4 April 2005).
Pertunjukan musik yang diselenggarakan oleh L.A. Lights dan Java Musikindo tersebut berlangsung di Tennis Indoor Senayan, dihadiri sekitar 3.500-4.000 penonton, umumnya dari kalangan ABG (remaja) penggemar penyanyi dengan tembang-tembang hits "Sk8ter Boi" dan "I`m With You" tersebut.
Teriakan ribuan penonton menyeruak di dalam ruangan pertunjukan ketika penyanyi kelahiran Napanee, Ontario, Kanada itu tampil di atas panggung, dan membuka konsernya dengan tembang "He Was Not"
Konser Avril itu sendiri bagian dari pertunjukannya keliling dunia bertajuk "Bonez Tour 2005".
"Saya suka gambar tengkorak dan tulang, lagi pula itu menggambarkan album kedua saya "Under My Skin", ada tulang di balik kulit," demikian kurang lebih diungkapkan Avril dalam jumpa pers yang digelar pada siang harinya di Hotel Hilton.
Ia mengatakan pula bahwa konsep pertunjukan di Jakarta tidak berbeda dari yang dilakukan di berbagai kota di dunia yang dikunjungi, "Karena ini memang konser promosi."
Avril yang mengawali hobi menyanyi di gereja sejak berusia belasan tahun, juga membawakan lagu-lagu dari album debutnya, "Let Go" (2002), yang ia garap bersama produser dan penulis lagu Clif Magness (Celine Dion, Wilson Phillips, Sheena Easton).
Dari album debutnya itu, yang terjual tidak kurang dari 14 juta kopi di seluruh dunia, muncul single hits "Complicated" dan "Sk8ter Boi" dan menghasilkan delapan nominasi Grammy Awards.
Sementara album kedua "Under My Skin", yang diklaim banyak berkisah tentang pengalaman hidup sang penyanyi, muncul single-single andalan semacam "Freak Out", "Forgoten" dan "No Body`s Home".
"Insiden"
Selama konser berlangsung, sejak pukul 20.00-21.15, Avril membawakan lebih kurang 20 lagu termasuk "I`m With You", yang membuat ribuan penonton ikut bernyanyi dan bergoyang bersama dengan kedua tangan dijulurkan ke atas, begitupun terjadi saat ia membawakan "Losing You", "Take Me Away", "No Body`s Home" dan "Freak Out".
Namun ketika pertunjukan semakin memanas, tiba-tiba sejumlah pengunjung panik lantaran ada beberapa tangan usil yang menyambar barang bawaan mereka, termasuk kamera dan telepon genggam.
Seorang remaja perempuan melaporkan perihal kehilangan telepon genggamnya kepada petugas keamanan, yang kemudian segera bertindak karena pelapor mengaku mengenali pelaku.
Beberapa saat kemudian petugas menggiring seorang pemuda keluar, agaknya tertuduh, dan kemudian menginterogasinya. Sampai pertunjukan berakhir, tidak diketahui bagaimana kejelasan dari urusan tersebut.
Promotor Adri Subono terlihat beberapa kali mondar-mandir, keluar-masuk ruangan. Tampaknya ia agak terpukul dengan peristiwa itu.
Delapan Platinum
Selain konser musik, pemberian penghargaan delapan platinum dari label rekaman SonyBMG Indonesia juga mewarnai kehadiran Avril di Jakarta, tepatnya saat ia hadir dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Hilton.
"Album Let Go dan Under My Skin Avril telah mencapai 14 juta kopi di seluruh dunia. Di Indonesia, 420.000 kopi, yang 300.000 album Let Go. Karena itu ia berhak menerima delapan kali Platinum," kata direktur utama Sony Music Indonesia Rudi Ramawi, sebelum menyerahkan penghargaan kepada sang penyanyi.
Menurut Rudi, pada bulan ini penyanyi yang kini berusia 20 tahun tersebut juga meluncurkan album re-package "Under My Skin", yang isinya ditambahkan dengan beberapa lagu versi `live concert` dari rangkaian pertunjukan keliling dunia "Bonez Tour 2005".
Khusus untuk album dalam format CD (cakram digital) dilengkapi bonus VCD konser Avril yang menampilkan sejumlah lagu andalan dan klip lagu "Don`t Tell Me", "My Happy Ending", "No Body`s Home" dan "He Wasn`t".
Avril sendiri mengaku sangat bersyukur atas penghargaan yang diberikan.
"Saya beruntung karena memulai karir sejak masih sangat muda, dan itu berarti saya masih punya banyak sekali kesempatan," kata Avril, yang juga dapat memainkan alat musik gitar, piano dan drum. (*)